Pages - Menu

Senin, 20 Februari 2017

Kondisi Sosial Desa Sliwung



2.1.4
. Kondisi Sosial
Kondisi sosial  Desa Sliwung tidak terlepas dari latar belakang terbentuknya desa ini dimulai pada tahun 1960an saat  ketika awal dibukanya areal hutan untuk dijadikan wilayah pemukiman dan pertanian. Penduduk desa Sliwung terdiri dari suku bangsa mayoritas yakni Suku Madura, dengan penyebaran Suku  mayoritas bermukim di Dusun Krajan, dusun Sliwung Utara dan dusun Blibis.
1. Tingkat Pendidikan Penduduk Desa Sliwung pada tahun 2016
            Jumlah Penduduk Tamat Sekolah Berdasarkan Jenis Kelamin
Desa Sliwung Tahun 2014.

No
Pendidikan
Jumlah Orang
1
Belum Sekolah
29
2
TK
64
3
SD / Sederajat
255
4
SLTP / Sederajat
280
5
SLTA / Sederajat
177
6
D-1
4
7
D-2
1
8
D-3
1
9
S-1
4
10
S-2
2
11
S-3


2.    Sarana dan Pra sarana Pendidikan pada tahun 2016
No
Jenis Pra Sarana & Sarana Pendidikan formal    / Informal
Lokasi
Jumlah
Ket
1.
Pendidikan Anak Usia Dini
Krajan, Sliawung Utara, Belibis
4

2.
MI
Krajan, Belibis
2

3.
SD Negeri
Krajan, Belibis
2

4.
Pondok Pesantren
Krajan, Belibis
2


3.        Kondisi Kesehatan Penduduk di Desa Sliwung
Desa Sliwung merupakan daerah yang tingkat kesadaran kesehatan masyarakatnya terkategorikan baik, dikarenakan di Desa Sliwung memiliki sarana kesehatan antara lain :

No
Jenis Pra Sarana & Sarana / Tenaga Kesehatan
Lokasi
Jumlah
Ket
1.
Bidan Desa
Krajan
1

2.
Dukun Beranak
Krajan, Sliwung Utara, Belibis
4

3.
Posyandu
Krajan, Sliwung Utara, Belibis
1




4.    Pemuda dan Olah raga
Upaya peningkatan kualitas generasi muda yang beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, patriotik, demokratis dan mandiri, memiliki kepekaan dan kepedulian sosial, mempunyai minat dan semangat kewirausahaan, berdaya saing dan unggul dalam berprestasi, mampu mengaktulisasikan segala potensi, bakat, dan minatnya serta terhindar dari bahaya destruktif.
Dalam usaha peningkatan kualitas generasi muda andil pemerintah desa sangat diperlukan dalam usaha memperlancar dan mempermudah para pemuda usia kerja tidak menjadi pengangguran sekaligus mendorong generasi muda untuk menjadi wirausahawan baru, jika ini terjadi maka yang berkembang bukan kecenderungan mencari lapangan kerja melainkan sebaliknya, justru akan bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Salah satu usaha menumbuhkan budaya berprestasi di bidang olahraga dan jiwa kewirausahaan di masyarakat yaitu melalui pendidikan dimasyarakat dengan sarana dan prasarana olah raga serta kegiatan kepemudaan yang ada.
Kegiatan pemuda yang ada di Desa Sliwung diantaranya kegiatan Persatuan bola Voli ATJ Sliwung , Kelompok Musik Dusun Barat.

5.        Keagamaan
Dalam perspektif agama, masyarakat di Desa Sliwung termasuk dalam kategori masyarakat yang homogeny. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat Sliwung beragama Islam. Secara cultural, pegangan agama ini didapat dari hubungan kekeluargaan ataupun kekerabatan yang kental diantara mereka. Selain itu perkembangan agama berkembang berdasarkan turunan orang tua ke anak ke cucu. Hal inilah membuat Islam mendominasi agama di Dusun-Dusun Sliwung.
Informasi yang diperoleh melalui wawancara mendalam dari tokoh-tokoh tua, bahwa selama ini pola-pola hubungan antar masyarakat masih banyak dipengaruhi oleh kultur organisasi Islam, Seperti Nahdatul Ulama (NU).



Tabel 2.5.
Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama
Desa Sliwung Tahun 2014
    No
Agama
L
P
Jumlah
1
Islam
988
1117
2105
2
Katholik
-
-
-
3
Kristen
7
6
13
4
Hindu



5
Budha



Jumlah
995
1123
2118

Sumber : Data survey sekunder Desa Sliwung Kecamatan panji, Januari Tahun 2014

Dari tabel 2.5. tersebut dapat dilihat bahwa jumlah penduduk Desa Sliwung sebagian besar beragama Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar